KIsah Rasulullah (Bagian 5)
Bernazar Abdul Muthalib bernazar, "Kalau saja saya mempunyai 10 anak laki-laki, kemudian setelah semuanya dewasa aku tidak memperoleh anak lagi seperti ketika sedang menggali sumur zam-zam, maka salah seorang diantara 10 anak itu akan kusembelih di Ka`bah sebagai kurban untuk Tuhan". Ternyata takdir memang menentukan demikian. Abdul Muthalib akhirnya mendapat 10 orang anak laki-laki. Setelah semua anak berangkat, ia tidak memperoleh anak. Dipanggilnya ke 10 orang anak itu, termasuk si bungsu Abdullah yang amat disayangi dan dicintainya. "Aku pernah bernadzar untuk menyembelih salah seorang di antara kalian jika Tuhan memberiku 10 orang anak laki-laki." Kesepuluh anaknya terdiam dan memahami persolan itu. Mereka juga melihat kebingungan yang luar biasa di mata ayah mereka yang berkaca-kaca. "Namun, aku tidak bisa menetukan siapa diantara kalian yang harus ku sembelih qidh untuk menentukannya." Di hadapan patung Dewa tertinggi Ka`bah, juru qidh (Nanak Pana...