TERCIPTANYA BUMI


TERCIPTANYA BUMI

Pada mulanya, tidak ada bumi, langit, matahari dan bulan. yang ada hanya kegelapan. bumi sama sekali belum terbentuk. kemudian, allah menciptakan dunia yang indah. dunia di isi oleh makhluk-makhluk ciptaannya.
Allah menciptakan langit dan bumi dalam enam rangkaian masa. Allah cukup berkata, "Jadilah," maka jadilah bumi dan langit. Kemudian, Allah bersemayam diatas singgasana-NYA untuk mengatur segala ciptaannya. Allah juga menciptakan matahari yang bersinar cemerlang dan bulan yang bercahaya karena menerima pantulan matahari. Allahpun menciptakan bintang-bintang yang berkerlap kerlip diruang angkasa. Allah menciptakan bumi selama dua hari. Allah berfirman, "Hendaklah tanah kering muncul dari kedalaman air," maka terciptalah daratan dan lautan di bumi. Allah menamai tanah kering itu sebagai daratan dan kumpulan air sebagai lautan. diatas daratan, Allah menciptakan jajaran gunung-gunung yang sangat besar. Allah menciptakan gunung-gunung sebagai penyeimbang dan pengaman bumi. Selama enam hari, Allah membentuk langit kedalam tujuh lapisan. Di lapisan terendah, Allah menciptakan gugusan bintang yang berkerlap-kerlip. Allah juga menciptakan bintang berekor diantara bintang-bintang tersebut. Allah juga mengisi alam semesta ini dengan jutaan planet yang melayang-layang diangkasa.

Allah pun membuat bumi mengelilingi matahari sehingga terjadilah pergantian siang dan malam. Kejadian bumi mengelilingi matahari pada porosnya juga mendatangkan berbagai macam musim di bumi dan menandai hari serta penggantian tahun. semua benda angkasa yang Allah ciptakan telah diataur tempatnya sehingga tidak saling bertabrakan.

Kemudian, Allah menciptakan makhluk-makhluk hidup yang bergerak. Lalu, Allah meniupkan angin yang dapat menghidupkan bibit-bibit tumbuhan. Allah juga menciptakan Awan yang berasal dari uap yang diterbangkan angin, kemudian dapat turun sebagai hujan yang menghidupkan tumbuh-tumbuhan.

Allah menumbuhkan berbagai macam tanaman, termasuk, bunga-bunga yang cantik seperti mawar, tulip, aster, serta tanaman hias lainnya. Allah menciptakan makhluk yang besar dan makhluk yang kecil. Serangga mungil, semut hitam yang merayap ditanah, lebah yang mengitari bunga yang mengumpulkan madu, semuanya ciptaan Allah yang begitu indah. Allah juga menumbuhkan berbagai macam buah-buahan yang dapat dimanfaatkan. Allah menciptakan mangga, jeruk, anggur, ceri, semangka, nanas dan masih banyak lagi. Tidak hanya itu, Allah pun menciptakan binatang. Mulai dari binatang liar yang tinggal di hutan sampai binatang ternak yang bisa di pelihara.Ada gajah yang berbadan besar, ada kuda nil yang suka berkubang, harimau yang ganas, si belang zebra, dan sileher tinggi jerapah. Allah juga menciptakan kelinci yang lincah, kuda yang kuat, serta sapi dan kambing yang menghasilkan susu.

Allah berfirman, "Hendaklah air memberikan kehidupan dan bumi dipenuhi dengan makhluk hidup. Hendaklah burung berterbangan diatas bumi melintas angkasa." Atas kehendak Allah, maka tercipta pula berbagai jenis burung dan unggas yang cantik. Ada burung nuri, bebek, ayam, burung pipit, merak, burung puyuh, dan masih banyak lagi burung serta unggas lainnya.

Allah juga menciptakan danau dan sungai-sungai yang mengalir kelaut. Allah menciptakan berbagai macam makhluk laut, seperti ganggang dan terumbu karang, berbagai macam ikan besar maupun kecil, serta berbagai macam mamalia laut, seperti paus dan lumba-lumba.

Allah menciptakan kepiting, udang, lopster, belut, gurita, dan beraneka ragam tumbuhan laut. Allah telah mengatur mahkluk ciptaannya sehingga tidak ada satupun yang sia-sia. sungguh sempurna ciptaan Allah.

Lalu, Allah menjadikan manusia yang bertugas untuk beribadah kepada-NYA. Ketika Allah memberi tahu para malaikat tentang rencananya tersebut, para malaikat takut dan khawatir bahwa makhluk yang diusebut manusia itu akan merusak bumi. Para malaikat pun berkata kepada Allah, "Wahai tuhan kami, untuk apa engkau ciptakan makhluk lain selain kami, padahal kami selalu bertasbih, bertahmid, beribadah, dan mengagungkan namamu tanpa henti. Sementara, makhluk yang akan engkau ciptakan dan turunkan kebumi itu, niscaya akan bertengkar satu dengan yang lainnya. Mereka akan saling berebut kekeyaan alam sehingga akan merusak dan menghancurkan bumi yang engkau ciptakan."

Allah pun berfirman untuk menghilangkan kekhawatiran para malaikat, "Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui dan aku sendirilah yang tahu hikmah dari segala yang aku ciptakan. Bila aku telah menciptakan manusia dan meniupkan ruh kepadanya, bersujudlah kamu dihadapannya."

Maka, Allah pun menciptakan manusia dari segumpal tanah liat kering. setelah bentuknya di sempurnakan, Allah meniupkan ruh kedalam tubuhnya. Setelah itu, jadilah sesosok manusia yang dinamai Adam.

Para malaikat yang melihat Adam sudah di hidupkan langsung bersujud dihadapannya. Hal itu dilakukan sebagai penghormatan bagi makhluk Allah yang mendapat amanat mengatur bumi dari segala isinya.

Namun, makhluk Allah yang bernama iblis ternyata merasa dirinya lebih mulia dari pada adam karena ia diciptakan dari api sedangkan Adam diciptakan dari tanah. Kebanggaan atas asal usulnya membuat dia menjadi sombong. Iblis merasa rendah bila harus bersujud menghormati Adam. Dia tidak mau bersujud seperti yang diperintahkan Allah.

maka Allah bertanya, "Hai iblis, mengapa kamu tidak bersujud menghormati sesuatu yang telah aku ciptakan dengan tanganku? Adakah engkau menganggap benar dan agung?" Iblis pun menjawab, "Aku lebih mulia dan lebih baik dari pada Adam. Bukankah engkau telah menciptakan aku dari api, sedangkan Adam diciptakan dari tanah?" Walau pun Allah telah menegurnya, iblis tetap sombong dan congkak. Allah lalu berfirman, "Keluarlah dari syurgaku ini, karena kamu terkutuk. Kutukan itu akan menimpamu sampai hari kiamat kelak."

Pada hari itu, Allah mengusir iblis dari syurga dan ia dinyatakan sebagai penghuni neraka saat hari kiamat tiba.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dilema

Penyesalan Selalu Datang Terlambat