SEBUAH PERJALAN CINTA
Suatu hari terurai makna Empati mengalir di lubuk palung Berbulir mutiara-mutiara indah tak terkira Ungkap rasa yang tak biasa Angan melanglang membuana Hidupkan kembali yang pernah padam di sanubari Palung kini melukis berbagai guratan tentang sukma yang bercengkrama Elegi serta suka cita menjadi gradasinya Renjana pun tak mau kalah menunjukkan aksinya Jerembabkan diri dalam pilu lara terkadang dilakoninya Atma bergetar tak karuan Langitkan semua asa dalam ruang pikir Asma mengajak memantra bersama sajadah melangitkan segala mohon pada Sang Kuasa Nyanyian jingga diperdengarkan setiap saat Alunannya menghanyutkan jiwa hingga terpesona dalam payung asmaraloka Namun itu semua hanya fatamorgana sebab tak dapat diraih dan dimiliki pula Renjana meraung tak karuan Aktor antagonis merayu dalam diri Hadirkan amarah yang tak beralasan untuk memaki Ada perseteruan hebat dalam jiwa Selimut cinta dipertaruhkan Inilah cerita cinta mereka berdua Antara dua insan yang terlanjur...