Kembali Terbelenggu

Ketika diri di rong-rong oleh ganasnya peraturan. Sepertinya ada hal yang harus benar-benar menjadi sebuah perhatian. 
Hanya mampu berkomunikasi lewat blog ini. 
Maaf rekan-rekan yang selama ini telah menjadi bagian dari cerita bahagia. 
Diri yang begitu pengecut dan seolah menjadi pecundang tak mampu mengelak dari semua ini.
Belenggu itu kini menyesakkan jiwa yang sedang belajar membuka diri dari banyak hal yang dulu pernah terkurung dalam tebalnya kabut dan dari tingginya dinding. 
Kebebasan itu kini mulai mengangkuhkan diri di hadapanku. Menjauhkan diri dari segala hal yang paling ku senangi (Bersencar di dunia maya) dengan berbagai kreatifitas. Peraturan itu kini mengurungku dalam batas ini dan itu, aku kini terkukung dalam dunia hampa. 
Akankah penjelajahan itu berakhir.. 
Tapi rasanya aku tak biasa.
Orasi kemerdekaan dan kebebasan itu sepertinya hanya mimpi indah. Ingin rasanya tak terbangun dari mimpi itu.

Tuhan
Apa hikmah di balik semua ini
Serasa seolah terpenjara. 
Raga bebas membuana namun jiwa terbelenggu.
Inspirasi dan kreatifitas seolah terhenti. 

Badai apa lagi ini... 
Solusi apa yang terbaik untuk hal ini, sepertinya aku harus cepat kembali tegak berdiri. 
Diri terpuruk berkali-kali.
Namun bagaimana caraku. 
Tak ingin kehilangan semuanya. 
Wahai sahabat sahabatku tolong aku. Aku tak ingin sendiri. 
Bantu aku. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dilema

KISAH RASULULLAH ‎ ‎ﷺ ‏ (Bagian ‎4)